Hari Yang Indah

Posted in Uncategorized on Februari 17, 2009 by raysee

dscn0202 akhirnya aku sadar setiap pertemuan ada perpisahan namun semua yang sangat berkesan adalah perpisahan….

salam kenal buat semua teman2 ku diseluruh nusantara. tulisan ini aku muat hanya sekedar hoby dan kegemaran aku dalam menulis, mohon maaf jika nantinya terdapat kesalahan dan kekhilafan dalam berkata2 yang sebenarnya tidak ada maksud untuk menyakiti atau menyiggung perasaan seseorang. dan tulisan2 ini sebagian juga aku copy dari artikel2  atau buku yang aku baca, namun tidak ada maksud untuk membajak atau mengambil hak orang lain. mohon maaf seribu maaf sekali lagi hanya ingin memanjangkan syar.

terima kasih

CATATAN MANIS UNTUK PARA PENGANTIN

Posted in KUMPULAN CERITA on Juni 26, 2009 by raysee

Artikel Buletin An-Nur :

Pada hari ini, Allah subhanahu wata’ala satukan dua insan yang berbeda…

Pada hari ini, Dia padukan dua hati …

pada hari ini Dia dekatkan dua insan yang dulu berjauhan…

Dan pada hari ini pula, Allah subhanahu wata’ala halalkan hubungan seorang muslimah dengan seorang muslim dengan jalan dan cara yang syar’i sesuai al-Qur’an dan Sunnah.
“Semoga Allah memberikan keberkahan kepada kedua mempelai di kala suka maupun duka.
Serta menyatukan mereka berdua dalam kebaikan.”

Sungguh di antara hal-hal yang menggembirakan saat ini, kita lihat para pemuda muslim berhasrat kuat untuk menikah, meskipun banyak kesulitan yang harus mereka hadapi dan begitu besar biaya yang mereka tanggung. Hal itu tidak lain semata-mata karena keinginan mereka untuk mencari jalan yang halal, dan benar-benar untuk menjaga kesucian diri mereka, serta demi mewujudkan cita-cita membangun keluarga muslim yang akan menjadi salah satu bagian terpenting dalam membangun masyarakat, bahkan umat Islam seluruhnya.
1. Pernikahan Merupakan Petunjuk Para Nabi Dan Rasul ‘alaihimussalam.
Barangsiapa yang membencinya, sungguh dia telah menyelisihi sunnah dan menentang petunjuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau bersabda, “Demi Allah!! Sungguh aku Adalah orang yang paling takut dan paling bertakwa kepada Allah subhanahu wata’ala di antara kalian. Tetapi aku berpuasa dan aku juga berbuka, aku shalat dan aku juga tidur , aku pun menikahi wanita-wanita. Barangsiapa yang tidak suka dengan sunnahku, maka ia bukan termasuk umatku.” (Muttafaq ‘alaih).
2. Pernikahan Sebagai Realisasi Dari Memenuhi Panggilan Allah subhanahu wata’ala.
Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya, “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang patut (kawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An-Nur: 32)
3. Pernikahan Adalah Panggilan Fitrah.
Barangsiapa yang meninggalkannya dan mencari selain dari itu, sungguh ia telah menyelisihi fitrah tersebut. Dan barangsiapa yang menyelisihinya, niscaya ia berada di jurang kehancuran. Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya, “(Tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu.Tidak ada perubahan pada fitrah Allah.(Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (QS. Ar-Rum: 30).

4. Pernikahan Merupakan Salah Satu Nikmat Allah Yang Paling Agung Bagi Hamba-hamba-Nya, Jalan Menggapai Kasih Sayang, Langkah Menuju Bahagia, Tanda Kemapanan, Dan Sarana Untuk Meraih Anugrah.
Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Rum: 21)
5. Pernikahan Adalah Jalan Syar’i Untuk Menyalurkan Kebutuhan Biologis Dan Syahwat Secara Halal.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya, “Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; Maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas”. (QS. Al-Mu’minun: 5-7)

6. Pernikahan Sebagai Perisai Para Pemuda Dan Pemudi Dari Fitnah Dan Penyimpangan, Kefasikan Dan Kemak siatan.
Oleh karena itu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menganjurkan kepada para pemuda untuk segera menikah. Sebagaimana sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam , “Wahai para pemuda! Barangsiapa di antara kalian ada yang mampu menikah, maka hendaklah ia menikah. Sungguh ia (pernikahan) dapat lebih menahan pandangan dan dapat lebih memelihara kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu, maka hendaklah ia berpuasa. Sungguh ia adalah peredam baginya.” (Muttafaq ‘alaih).
7. Pernikahan Jalan Mudah Untuk Meraih Pahala Dari Allah subhanahu wata’ala.
Sungguh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengabar kan kepada kita bahwa sebaik-baik infak adalah infak yang diberikan kepada istri dan keluarga. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Satu dinar yang kamu infakkan di jalan Allah, dan satu dinar yang kamu infakkan untuk membebaskan budak, dan satu dinar yang kamu sedekahkan untuk orang miskin, dan satu dinar yang kamu infakkan untuk istrimu, maka yang paling utama adalah satu dinar yang kamu infakkan untuk istrimu.” (HR. Muslim).
Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda pula kepada Sa’ad bin Abi Waqas radhiyallahu ‘anhu, “Sungguh tidaklah kamu menginfakkan suatu infak semata untuk mencari wajah Allah, melainkan kamu mendapatkan pahala padanya. Bahkan apa yang kamu letakkan pada mulut istrimu.” (Muttafaq ‘alaih).
Dan yang lebih agung dari itu semua adalah pahala yang diberikan kepada suami dan istri tatkala melakukan hubungan intim (bersetubuh). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Dan dalam persetubuhan kalian terdapat sedekah” Mereka bertanya, “Ya Rasulullah! Salah seorang di antara kami menyalurkan syahwatnya (kepada istrinya). Apakah ia mendapatkan pahala padanya?! Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Bagaimana menurutmu, seandai nya seseorang menyalurkan syahwatnya pada suatu yang haram, apakah ia berdosa? Maka demikian sebaliknya jika ia menyalur kannya pada suatu yang halal, ia mendapat kan pahala.” (HR. Muslim)
8. Pernikahan Yang Sukses Adalah Yang Dibangun Di Atas Dasar-dasar Syar’i Yang Benar.
Di antara dasar-dasar tersebut yang paling agung adalah keshalihan pasangan suami istri.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Jika datang kepadamu seorang lelaki yang kamu sukai (ridhai) agama dan akhlaknya, nikahkanlah ia (dengan putrimu), jika tidak, maka akan terjadi fitnah dan kerusakan besar di muka bumi ini.” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah. Dishahihkan oleh Al-Albani).
Seseorang bertanya kepada Al-Hasan rahimahullah, “Kepada siapa selayaknya aku menikahkan putriku?” ia menjawab, “Kepada lelaki yang bertakwa kepada Allah subhanahu wata’ala. Sesungguhnya jika ia mencintai putrimu, ia tentu akan memuliakannya. Dan jika ia membencinya, niscaya ia tidak akan berbuat aniaya terhadapnya.”
Suami yang memiliki agama sudah barang tentu tidak akan berbuat zhalim terhadap istrinya saat ia marah, tidak mendiamkannya tanpa sebab, tidak bersikap buruk ketika mempergaulinya, dan juga tidak menjadi fitnah bagi istri/keluarganya dengan membawa sesuatu yang mungkar, atau alat-alat yang melalaikan (musik, orkes, film, dsb) ke dalam rumah. Akan tetapi ia akan berbuat dan bersikap seperti apa yang disabdakan oleh Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam , “Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik terhadap keluarganya, dan aku adalah sebaik-baik kalian terhadap keluargaku”. (HR. Ibnu Majah)
Maka sudah sepatutnya para wali perempuan untuk selalu melihat dan mengutamakan agama dan akhlak seorang lelaki yang akan menjadi suami bagi putrinya. Karena sesungguhnya seorang perempuan akan menjadi tawanan dengan pernikahannya tersebut. Sedangkan seorang wali yang menikahkan putrinya dengan lelaki fasik dan gemar berbuat maksiat/bid’ah, sungguh ia telah berbuat aniaya terhadap putrinya dan dirinya sendiri.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Wanita dinikahi karena empat hal, yakni: Karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya dan karena agamanya. Maka raihlah keberuntungan dengan memilih wanita karena agamanya, jika tidak, maka merugilah” (HR. Muslim).

Seorang istri yang memiliki agama, ia senantiasa patuh kepada suaminya dalam segala hal, selain maksiat kepada Allah, menjaga dirinya dan harta suaminya, tatkala sang suami tak ada di sisinya. Ia tidak meninggalkan maupun mengabaikan hubungan suami-istri, tidak keluar rumah tanpa sepengetahuan suaminya, juga tidak berpuasa sunnah sedangkan suami sedang bersamanya, kecuali dengan izinnya. Dan ia tidak mengizinkan siapa pun yang tidak disukai suaminya masuk ke dalam rumahnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Janganlah seorang istri berpuasa (sunnah) sedangkan suaminya bersamanya, kecuali dengan idzinnya.” (Muttafaq ‘alaih).
9. Pernikahan Merupakan Kekuatan Umat, Membentuk Generasi-generasi Pemuda Baru Dan Dapat Menggentar kan Musuh-musuh Islam.
Pernikahan merupakan satu wasilah (sarana) untuk meningkatkan kuantitas (jumlah) umat dan memakmurkan bumi Allah subhanahu wata’ala. Oleh karenanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sangat menganjur kan untuk menikahi wanita-wanita yang memiliki banyak keturunan/subur (al-walud). Sebagaimana sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam, “Nikahilah wanita yang penyayang lagi memiliki banyak keturunan (subur), maka sesungguhnya aku akan berbangga-bangga dengan kalian di depan umat lainnya pada hari Kiamat.” (HR. Abu Daud dan An-Nasa’i dan Ahmad).
10. Pernikahan Sebagai Sarana Perkenalan dan Pertemuan Di Antara Beberapa Keluarga.
Sehingga terjalinlah kasih sayang dan persaudaraan di antara kaum muslimin. Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya, “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”. (QS. Al-Hujurat: 13)
Sejarah telah membuktikan, bahwa banyak suku dan bangsa yang dahulu tidak pernah akur, saling berseteru satu dengan yang lainnya, bahkan seakan menjadi permusuhan yang abadi dan peperangan yang tak ada akhirnya, maka tatkala terjadi pernikahan silang di antara suku-suku dan bangsa-bangsa yang berseteru tersebut, hilanglah permusuhan dan padamlah api kemarahan, berganti kasih sayang dan persaudaraan serta rahmat dan saling tolong-menolong di antara mereka. Wallahu a’lam.
Dialihbahasakan dari buletin “Baaqotu wardin wa Nisrin, Muhdatun Likulli ‘Arusain”, Min al-Qism al’Ilmy Bi Daril-Wathan. (Oleh: Muhammad Ruliyandi Abu Nabiel)

Arti Wanita Bagi Pria

Posted in KUMPULAN CERITA on Mei 27, 2009 by raysee

Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan memersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi. Dialah penolongmu yang sepadan, bukan lawan yang sepadan. Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan, atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.


Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki : perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal yang kadang dianggap sepele. Hingga ketika kau tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya. Sehingga tanpa kau sadari ketika menjalankan sisa hidupmu… kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu. Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan.

Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki, tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi, tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi. Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yangIMG0157A akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya, kata-kata yang lembut, ungkapan-ungkapan sayang yang sepele, namun baginya sangat berarti, membuatnya aman di dekatmu. Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang, seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.

Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan perempuan, itu sepersekian dari hidupnya. Tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya. Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki, apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana. Karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga, karena kau dan dia adalah satu, dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.

(from folder my.pulau)

Renungkanlah…

Posted in KUMPULAN CERITA with tags on Mei 20, 2009 by raysee
  • Sedih itu pasti pernah dirasakan oleh semua orang,, tapi kesedihan akan mengantarkan kita untuk berfikir bagaimana memanjakan diri sendiri agar tidak terlarut dalam perasaan yang mengunci seluruh jiwa raga dan fikiran untuk bersosialisasi dan berkomunikasi dengan orang lain yang nantinya malah akan menyeret diri sendiri ke dalam kebodohan yang mendalam dan takut untuk maju……………..
  • Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya (Teka Teki ) :

    Imam Ghazali = ” Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?
    Murid 1 = ” Orang tua ”
    Murid 2 = ” Guru ”
    Murid 3 = ” Teman ”
    Murid 4 = ” Kaum kerabat ”
    Imam Ghazali = ” Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati ( Surah Ali-Imran :185).

    Imam Ghazali = ” Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?”
    Murid 1 = ” Negeri Cina ”
    Murid 2 = ” Bulan ”
    Murid 3 = ” Matahari ”
    Murid 4 = ” Bintang-bintang ”
    Iman Ghazali = ” Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama”.

    Iman Ghazali = ” Apa yang paling besar didunia ini ?”
    Murid 1 = ” Gunung ”
    Murid 2 = ” Matahari ”
    Murid 3 = ” Bumi ”
    Imam Ghazali = ” Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A’raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka.”

    IMAM GHAZALI” Apa yang paling berat didunia? ”
    Murid 1 = ” Baja ”
    Murid 2 = ” Besi ”
    Murid 3 = ” Gajah ”
    Imam Ghazali = ” Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah.”

    Imam Ghazali = ” Apa yang paling ringan di dunia ini ?”
    Murid 1 = ” Kapas”
    Murid 2 = ” Angin ”
    Murid 3 = ” Debu ”
    Murid 4 = ” Daun-daun”
    Imam Ghazali = ” Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat ”
    Frog1
    Imam Ghazali = ” Apa yang paling tajam sekali di dunia ini? ”
    Murid- Murid dengan serentak menjawab = ” Pedang ”
    Imam Ghazali = ” Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri “

DIANTARA 2 PILIHAN

Posted in Uncategorized with tags on April 13, 2009 by raysee

Pengennya nyemplung aza....
Hari itu aku mengenalnya , saat kami pergi bersama tema2 untuk mengahadiri sebuah pesta pernikahan. Tanpa ada rasa keterpaksaan sedikitpun. Dan aku belum tau siapa atau bagaimana orangnya tapi yang jelas aku menilai dia sama seperti teman yang lain. Kami ngobrol seperti biasa teman yang baru kenal, bertanya siapa nama, alamat dan pekerjaan. Aku pikir perkenalan kami hanya sampai disitu, ntah kapan bisa bertemu lagi, atau mungkin nanti jika teman2 yang lain mgajak kongkow bareng.
Tiada sedikitpun niat ku dalam hati untuk mengenalnya lebih jauh. Aku memikirkannya hanya sepintas lalu. Hanya obrolan teman2 yang aku rasa terlalu berlebihan, menganggap ada yang aneh diantara kami. Hari kian berlalu, tiada cerita lagi antara aku dan dia. Kubiarkan cerita itu berjalan sendiri tanpa aku perankan. Hingga tiba pada hari yang direncanakan teman2 untuk menjenguk salah satu kawan ku yang sakit. Mereka ingin mengajak dia, tapi aku tak masalah karena dia juga salah satu dari kami yaitu teman.
Datang seorang kawan memberikan nomor ponselya, tanpa ragu aku menghubunginya dan bertanya apa dia bersedia ikut. Tanggapannya datar dan tidak menjanjikan. Aku tertantang karena teman2 mengharapkan keikutsertaanya, semua dikarenakan untuk memperkecil pengeluaran agar bisa dibagi rata. Maka aku bilang jika aku benar2 mengharapkan keikutsertaannya. Dan malam ini diajak kompromi.
Tanpa kusangka dia setuju, dan meminta agar aku menjemputnya karena ada halangan dimana dia gak bisa datang sendiri. Aku tak menolak, sehingga menyanggupi permintaannya.
Malam, waktu menunjukkan pukul 19.30, aku harus mengantar adik sebentar, sehingga waktu molor. Saat yang diajanjikan, aku datang ketempat yang telah disepakati dimana dia menunggu jemputanku. Tapi,Apa yang ada hanya jembatan kosong yang sepi dan sangat menyeramkan bagiku. Aku berusaha menghubunginya tapi gagal…..
” baru mau jadi teman,,sudah kayak gini ” pikirku kesal.
Aku melihat jam tanganku 20.15 aku semakin ketakutan akan suasana nya, ku putar kendaraan ku dan mengelilingi kompleks, berharap kalau dia akan segera muncul dan berkata maaf aku terlambat…
Tapi, waktu kian berputar tak jua dia tampak. Aku semakin kesal karena aku hanya punya batas waktu sampai jam 21.30 setelah itu aku sudah harus berada dirumah. Tanpa menunggu lama, aku putar arah balik, aku kesal dan berkata2, kenapa aku begitu polos dan lugu. Dia baru kukenal tapi aku sangat responsif, apa yang aku pikir tentangya? Ntah lah….aku mau pulang dan tidur gertak ku dalam hati.
Dear,,kenapa aku tak pernah habis kata maaf ?? aku kadang heran pada diriku sendiri. Karena malam itu dia minta maaf dan menceritakan alasan kenapa dia berbuat seperti itu. Tak ada titik kecurigaan dalam pikiran ku, dan aku menerima perlakuannya dengan lapang dada. Setelah itu aku anggap kembali seperti biasa.
Hari pun berganti, kami menjadi teman layaknya seperti yang lain. Tak ada rasa aneh, dan tak ada kecurigaan. Satu dan lainnya tetap pada jalur yang wajar. Tapi aku memiliki masalah tentang hati karena seorang teman menyatakan perasaannya pada ku, diwaktu yang hampir sama disaat aku baru mengenal oi.
Fatur, namanya. Aku tak mempunyai rasa lebih daripada sebuah persahabatan. Fatur mencurigai kalau aku menyukai oi. Aku tak mengerti bagaimana perasaan ku terhadap oi. Sehingga ku bilang pada fatur kalau aku memang tidak mempunyai rasa apapun pada oi, selain pertemanan biasa sama seperti rasa ku terhadap fatur. Aku tak bisa menjadikan fatur sebagai pacar, karena aku tak lagi bisa percaya akan cinta, rasa kecewa itu telah menjalar hingga menggerogoti hatiku, saat ini aku hanya mnginginkan cinta Allah.SWT dan fokus pada peribadatan ku. Tapi aku tak juga menampik jika suatu saat aku jatuh cinta pada seseorang, tentunya orang itu benar2 memiliki aura yang luar biasa, sehingga bisa membuat aku mencintai dan mengaguminya.
Mendengar jawabanku, fatur tak bisa berbuat banyak. Dia hanya ingin aku mempertimbangkan keputusanku. Jujur aku hanya menginginkan sebuah pernikahan. Aku tau fatur belum siap menuju ke arah tsb, sehingga biarlah berteman saja. Aku rasa oi pun demikian.
Hampir tiap malam aku bersujud kehadapan illahi, meminta petunjukNYA, apa yang harus kulakukan, dan siapa gerangan yang menjadi pilihan hati ku melalui cintaNYA. Didalam perenungan malam, aku tak sadar air mata terus mengalir. Aku merasa berdosa, jika keputusan itu menyakiti orang lain. Dan aku sadar Allah sedang menguji imanku.
” ya..allah. inikah jawaban Mu atas doaku selama ini? Memberikan aku dua pilihan yang sama2 aku tak tau bagaimana orang tsb. Aku tak mungkin menyelami dua hati dalam waktu yang bersamaan hanya untuk kepentingan ku.”
” aku takut menyakiti hati orang2 yag telah aku sayangi sebagai teman. Bantu aku ya robb, bantu aku dengan pertimbangan dan penilaianMU, untuk menemukan jalan terbaik,dan memilih siapa gerangan yang terbaik untuk ku”
Lama aku terdiam dan merenung. Tak putus2 asma allah selalu ku sebut hingga aku tertidur. Hari kian hari semua itu kulakukan, hingga aku putuskan untuk mengenal kepribadian oi..setidaknya aku bisa menjadi temannya. Dan sangat hati-hati, bukankah tidak menyalahi aturan, pikirku.
Aku ajukan sebuah pertanyaan hanya untuk menguji keseriusan nya tentang arti sebuah hubungan. Jujur aku terkesima, dan tak pernah menyangka akan mendapatkan jawaban seperti itu. Oi, sangat serius menanggapi semua pertanyaanku membuat aku terikut dalam emosi. Ternyata latar belakang oi dan aku mempunyai suatu kemiripin. Sama2 pernah merasakan kecewa yang mendalam, sehingga membuat ruang luka yang sangat terjal. Bedanya aku sudah mengikhlaskan semua yang pernah terjadi, sehingga aku tak menyimpan rasa dendam dan benci pada orang yang telah mengecewakan ku. Sedangkan oi,,aku tak tahu.
Belum sempat aku bertanya sebab akibat kenapa oi kecewa,,,terlanjur oi tersinggung akan pertanyaan ku. Demi allah ya tuhan, aku tak mengerti apa yang membuat dia marah ???
Apa karena perkataan ku yang tak aku sadari membuatnya merasa terpojokkan ?? aku benar2 merasa bersalah, dan berusaha meminta maaf padanya. Aku sadar manusia itu tidak ada yang sempurna, tempat bernaungnya salah dan khilaf. Berkali2 aku minta maaf padanya, namun tanggapannya dingin dan berusaha menghindar dariku….
”oghhhhh,,,oi…..aku bingung harus bagaimana?? Tak dapatkah kita menjadi teman seperti dulu lagi? ”gumamku.
Aku benar2 diliputi rasa bersalah yang berkepanjangan. Aku merindukan canda tawa kami, kepada siapa aku harus meminta pertolongan, agar aku bisa berbicara langsung padanya. Walaupun aku tau oi pasti sibuk, tapi mustahil tidak ada waktu untuk sms dan bertanya apa kabarku??
Diwaktu yang tak berapa lama aku mencoba bertanya melalui sms, apa dia marah? Jawaban nya hanya ”biasa aja!! ” just it. Aku seperti kehilangan semangat hidupku, selalu diliputi perasaan bersalah, hingga tidurku tak tenang. Aku berharap oi benar2 memaafkan ku, walaupun kami tak lagi bisa berteman seperti dulu aku gak masalah dan ikhlas.
Yang penting dia mau bilang kalau ::
”dia gak marah, dan melupakan semua kejadian itu seperti apa yang aku lakukan”
mungkin dengan mendengar pengakuan seperti itu, maka aku baru bisa tenang.
Dalam setiap doa malamku, aku hanya berharap semoga Allah membukakan pintu hati oi, untuk menerima kata maaf ku, sehingga aku terlepas dari perasaan bersalah. Aku hanya ingin menjadi temannya, dan tak bermaksud menyakiti hatinya.
”Andai saja oi mau berbicara padaku, pasti masalah ini akan segera selesai.”
Sementara itu, dikesempatan yang lain, aku juga sudah bilang pada fatur kalau aku tidak memilih siapa2. mungkin itu lebih baik untuk aku dan juga mereka berdua. Alhamdulillah fatur bisa menerima keputusan ku dengan hati yang ikhlas, walaupun dia berkata dia masih menantiku. Tapi tak ada sedikitpun dia tunjukan sifat memaksa. Semoga fatur mengerti dengan perasaan ku.
Aku yakin allah mempunyai rencana atas semua ini. Semoga allah mengampuni kesalahanku dan meridhoi keputusan ku. Juga memberikan aku ganti yang lebih baik atas izinNYA. Jika salah satu dari mereka adalah jodoh ku, maka insya allah akan di pertemukan dengan ridhoNYA.
Aku ikhlas kan semua ini hanya untuk meraih keridhoanNYA…..

Seminar Lagi…..

Posted in Uncategorized on Februari 19, 2009 by raysee

Singkawang sedang giat-giatnya diadakan seminar.  Semiggu 3x layaknya ransum yang kita konsumsi sehari, tapi ransum ini diberikan khusus untuk mereka yang haus dan lapar akan ilmu. Adapun kegiatan kemarin banyak di ikuti oleh para Guru dan Siswa, jika para guru mengikuti seminar demi sertifikat untuk point sertifikasi,lalu para siswa ??

Kegiatan seminar kemarin ( 12/02/2009 ) dilaksanakan di Aula SMKN 2 Singkawang, oleh Mahasiswa Fakultas Fisika Universitas Tanjungpura Pontianak. Dengan pemateri yang memang pakar pendidikan Dr.Aswandi ternyata telah mampu membangun spirit guru PNS maupun NON PNS. karena dari Beliaulah mereka mendapat info yang sangat penting tersebut sejalan dengan dikeluarkan Peranturan Pemerintah no.74 tahun 2008.

semoga hal tersebut menjadi titik terang akan semua pertanyaan-pertanyaan tentang program sertifikasi dan pengisian portofolio yang masing gamang selama ini…..

Kita tungu berita selanjutnya !!@@

Cerpen’s

Posted in Uncategorized on Februari 18, 2009 by raysee

Alkisah Cinta

Alkisah, di suatu pulau kecil tinggallah berbagai benda abstrak ada CINTA, kesedihan, kegembiraan, kekayaan, kecantikan dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik. Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu.

Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. CINTA sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tidak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air semakin naik membasahi kakinya.

Tak lama CINTA melihat kekayaan sedang mengayuh perahu, Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!, teriak CINTA Aduh! Maaf, CINTA!, kata kekayaan Aku tak dapat membawamu serta nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini. Lalu kekayaan cepat-cepat pergi mengayuh perahunya.

CINTA sedih sekali, namun kemudian dilihatnya kegembiraan lewat dengan perahunya. Kegembiraan! Tolong aku!, teriak CINTA. Namun kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak dapat mendengar teriakan CINTA. Air semakin tinggi membasahi CINTA sampai ke pinggang dan CINTA semakin panik.

Tak lama lewatlah kecantikan Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!, teriak CINTA Wah, CINTA kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu pergi. Nanti kau mengotori perahuku yang indah ini, sahut kecantikan.

CINTA sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itulah lewat kesedihan Oh kesedihan, bawalah aku bersamamu!, kata CINTA. Maaf CINTA. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja.., kata kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. CINTA putus asa.

Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara CINTA! Mari cepat naik ke perahuku! CINTA menoleh ke arah suara itu dan cepat-cepat naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya. Di pulau terdekat, CINTA turun dan perahu itu langsung pergi lagi. Pada saat itu barulah CINTA sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa yang menolongnya. CINTA segera bertanya pada penduduk pulau itu. Yang tadi adalah WAKTU, kata penduduk itu Tapi, mengapa ia menyelamatkan aku? Aku tidak mengenalinya. Bahkan teman-temanku yang mengenalku pun enggan menolong tanya CINTA heran Sebab

HANYA WAKTULAH YANG TAHU BERAPA NILAI SESUNGGUHNYA DARI CINTA ITU SEBENARNYA